Banyak orang yang menyebut Tahun 2000 sebagai tahun milenium, y2k dsb. Dan Diawal tahun 2000 inilah sedikit demi sedikit masyarakat mulai menyadari, peka atau "eNgeh" akan yang namanya kualitas dan servis. Kompetitor semakin banyak, alternatif yang ditawarkan semakin banyak, persaingan demi persainganpun semakin runcing, sehingga ditangan masyarakatlah tersimpan rules dan kekuasaan untuk menentukan pilihan karena posisi masyarakat adalah end user di dalam konteks ini. Kita menyadari bahwasanya era globalisasi adalah era yang memaksa kita untuk mereduksi toleransi secara tidak langsung, atau singkatnya siapa yang tidak mempunyai pengaruh dan kualitas maka "pu tus", maka disaat itulah perubahan harus di lakukan sedikit demi sedikit, perubahan tidak harus bersifat frontal, tp perlahan dan dinamis sehingga pd akhirnya menciptakan suatu harmonisasi dr berbagai perpaduan yg terintegrasi. Berawal dr mindset pikiran kita, selanjutnya di implementasikan dlm perbuatan dan bermuara kepada suatu perubahan. Mindset pikiran kita adalah roots yg paling fundamen (center of roots intelligent) semakin sering kita menggunakanya maka semakin runcing daya pemikiranya. Semakin sering kita mengeksplorasikanya maka akan semakin terbuka pikiran kita akan pentingnya perubahan, buahnya adalah personalitas yg terbentuk, visi yang jelas, dan kesadaran untuk bangkit. Dan kesimpulanya bahwasanya KITA SEPERTI SEBUAH PRODUK YG TEREFLEKSI DR SEBUAH MINDSET PIKIRAN
Andi N _ Juni 08